Langkah-5: LINDUNGI DIRI ANDA SELAMA GEMPA BERLANGSUNG

LINDUNGI DIRI ANDA SELAMA GEMPA BERLANGSUNG – BERLUTUT, LINDUNGI, DAN PEGANG.

Langkah sebelumnya menekankan agar siap untuk gempa berikutnya. Apa yang akan anda lakukan selama dan setelah gempa?

Area dekat dinding eksterior/luar dari gedung-gedung merupakan tempat yang sangat berbahaya. Pada saat gempa, jendela, fasad, dan detail-detail arsitek adalah bagian-bagian yang akan rusak lebih awal. Jauhkan diri anda zona berahaya ini, dengan berada di tengah rungan jika anda di dalam ruangan, atau ke tempat terbuka jika anda di luar ruangan.

Jika anda berada…

Di dalam ruangan : Berlutut!, lindungi!, dan pegang! Berlutut/tiarap di lantai, berlidung di bawah bangku atau meja yang kekar, dan berpegang kuat padanya. Bersiaplah bergeser-geser dengannya sampai getaran berhenti. Jika tidak ada meja atau bangku dekat anda, maka tiaraplah dekat dinding dalam (interior) dan lindungi dengan lengan bagian leher dan kepala anda. Hindarkan dinding luar, jendela, benda tergantung, kaca-kaca, furniture yang tinggi, peralatan yang besar, dan lemari dapur yang berisi benda berat dan gelas. Jangan pergi ke luar.

Di tempat tidur: Jika ada berada di tempat tidur, tunggu dan tetap diam disana, lindung kepala anda dengan bantal. Anda akan sepertinya lebih aman dari cedera jika tetap disana. Kaca yang pecah di lantai menyebabkan cedera terhadap orang yang berlari atau terguling di lantai ketika hendak menuju pintu.

Di gedung tinggi: Berlutut, lindungi, dan pegang. Hindari jendela dan hal berbahaya lainnya. Jangan gunakan lift. Jangan terkejut apabila alarm dan system sprinkler berbunyi.

Di luar ruangan: Bepindah ke area yang lebih terbuka dan aman; hindari tiang listrik, pohon, rambu-rambu, kendaraan, dan hal berbahaya lainnya.

Mengendarai: Segera ke sisi jalan, berhenti, dan gunakan rem parkir. Hindari lintasan, jembatan, tiang listrik, rambu dan hal berbahaya lainnya. Tetap di dalam kendaraan hingga getaran berhenti. Jika tiang listrik rubuh dan menimpa kendaraan anda, tetap di dalam hingga orang yang terlatih memindahkan kawat listrik.

Di stadion atau bioskop: Tetap diam dimana anda duduk dan lindungi kepala dan leher anda dengan tangan. Jangan pergi hingga getaran berhenti. Dengan hati-hati awasi apa saja yang mungkin akan jatuh setelah gempa.

Dekat pantai: Berlutut, lindungi, dan pegang hingga gempa berhenti. Perkirakan berapa lama getaran. Jika getaran yang sangat kuat berakhir hingga 20 detik, segera mengungsi ke daerah yang lebih tinggi karena mungkin saja proses tsunami akibat gempa sedang berlangsung. Bergerak ke daerah sejauh 3 km dengan ketinggian 30 meter dari muka laut. Jangan tunggu hingga pihak yang berwewenag membuat peringatan dini. Dibanding berkendaraan untuk menghindari kemacetan, puing dan hal berbahaya lainnya, lebih baik berjalan dengan cepat.

Di bawah bendungan: Bendungan bisa rubuh akibat gempa yang besar. Biasanya tidak akan terjadi kehancuran total, tetapi jika anda tinggal di sisi bawah dam, anda harus mengetahui informasi zona banjir dan telah siap dengan rencana evakuasi.

About Todung R Siagian

Bapak dari Juan, Mika, dan Jethro. Suami dari Theresia
This entry was posted in Persiapan Menghadapi Gempa and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s