Langkah-2: Buat Rencana Tanggap Gempa

Akankah setiap orang di rumah anda melakukan hal yang tepat ketika terjadi goyangan yang berbahaya pada gempa yang sangat kuat? Sebelum gempa berikutnya terjadi, berkumpullah dengan keluarga atau teman serumah anda untuk berdiskusi apa yang akan dilakukan setiap orang sebelum, selama, dan setelah gempa.

Ketika gempa berakhir, kita berada pada situasi ancaman resiko kebakaran, potensi kehilangan peralatan dan pelayanan dasar, dan adanya gempa-gempa susulan. Dengan merencanakan dari sekarang, anda akan selalu siaga. Rencana ini juga berguna untuk keadaan darurat.

Rencanakan SEKARANG, agar anda  aman SELAMA gempa

  • Latih “berlutut, lindungi, dan pegang” ( “drop, cover, and hold on.”) (lihat Langkah-5). Lihat juga videonya
  • Identifikasi lokasi aman pada setiap ruangan, seperti tempat di bawah bangku dan meja yang kuat
  • Pelajari bagaimana melindungi diri anda tak peduli dimana anda berada pada saat gempa terjadi

Rencanakan SEKARANG, tindakan SETELAH gempa:

  • Simpan sepatu dan senter dekat dengan tempat tidur.
  • Sediakan alat pemadam api di rumah anda. Petugas Pemadam Kebakaran bisa diminta melatih anda dan keluarga untuk menggunakannya dengan benar.
  • Latih anggota seisi rumah untuk menggunakan peluit dan/atau ketukan darurat tiga kali secara berulang-ulang dalam situasi terjebak. Tim penyelamat pencari korban dalam reruntuhan gedung akan mendengarkan suara tersebut.
  • Identifikasi keperluan anggota rumah dan/atau tetangga dengan perhatian khusus seperti anggota yang memakai kursi roda, alat bantu jalan, diet atau pengobatan khusus.
  • Ikuti pelatihan P3K dan bantuan pernafasan . Ketahui siapa saja tetangga yang sudah dilatih P3K dan bantuan pernafasan.
  • Cari tahu lokasi penonaktifan utilitas dan simpan alat yang diperlukan pada tempat yang dekat. Yakinkan untuk mengetahui bagaimana mematikan gas, air dan listrik di rumah anda, Mematikan gas dilakukan hanya jika mencium atau mendengar adanya gas bocor.
  • Pasang alarm kebakaran dan uji tiap bulan. Ganti baterenya sekali setahun atau ketika mengeluarkan suara lemah akibat batere yang lemah.
  • Lakukan kerjasama dengan tetangga untuk mengindentifikasi keahlian dan sumber tenaga yang bermanfaat selama keadaan darurat, dan daftar siapa-siapa saja yang memerlukan perhatian khusus (anak-anak, lansia, dan cacat, dll)
  • Periksa apakah kota atau kelurahan memiliki Tim Tanggap Darurat. Jika tidak, tidak ada salahnya untuk membuatnya.

Rencanakan SEKARANG, untuk berkomunikasi dan pemulihan setelah gempa.

  • Pilih tempat yang aman di luar rumah untuk bertemu dengan anggota keluarga atau seisi rumah setelah gempa berhenti.
  • Tetapkan seorang kontak di luar dari area bencana yang dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi oleh semua anggota keluarga.
  • Berikan nomor telepon penting kepada setiap anggota keluarga.
  • Cari dan tetapkan dimana anda akan tinggal sekiranya rumah anda tidak dapat ditempati setelah gempa atau bencana lainnya.
  • Ketahui rencana persiapan yang diberikan oleh sekolah atau TK terhadap anak-anak anda. Apabila ada, simpan kartu keadaan darurat anak anda.
  • Buat salinan dokumen-dokumen penting, polis asuransi, dan rekaman keuangan, di tempat yang aman, wadah yang tahan air, dan simpan bersama dengan peralatan-peralatan bencana anda. Termasuk didalamnya inventaris keluarga (seperti daftar foto atau video barang-barang anda).

Latihan-latihan gempa secara periodik perlu dilakukan untuk menguji rencana anda. Terangkan rencana anda dengan orang-orang yang peduli dengan anak-anak, peliharaan, atau rumah anda.

Sumber:

http://www.earthquakecountry.info/roots/step2.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s